posts in
Bisnes
#SellLikeCrazy - Siri 1 The Larger Market Formula
Tuesday, 15 December 2020
#BedahBuku #SellLikeCrazy #SLC
The Larger Market Formula
- The larger market formula breaks down the entire audience of buyer in any market into 4 key categories
- The top 3% - in buying mood. Yet, your competitors are going hard after this top 3%. The top 3% splited among you and other competitors, you'll never going to make much money. E.g. I'm thirsty now
- The real money falls under 37% (those in gathering info mode and problem aware, 17% + 20%). E.g. I'm kindda thirsty. What should I drink?
- Or even the bottom 60%
- Your goal is to move the 97% of potential customer up the pyramid faster
Convert Prospect from 'Just Looking' to 'Shut Up and Take My Money'
- When prospect isn't informed @knowledgeable yet, they are in a state of uncertainty
- People don't buy in uncertainty state
- To convert the 97%, your job is to educate them, make them hit the 'buy now' stage, and close the deal
- By doing this, you are not chasing the client, instead, they are putting their hands up and requesting to speak to you
- The key is to install a system that:
- Attracts
- Educates
- Nurtures
- Get prospects to act!
- This system - not you - are doing the grunt work in educating prospects, following them up, and delivering content that educates.
- And when they reach out to you, you will know they are predisposed, pre-qualified, ready, willing and able to do business with you. They are virtually 99% ready to buy
Here's What You Need To Do
- Educate your prospect so that they know more about the problem of solving their problem (and empowered to make a better buying decision) - use HVCO
- Turn your best sales pitch or even FAQ into assets that nurture prospects on autopilot - Do this using the Magic Lantern Technique
- Position your solution as the obvious choice
- Make your 'cooked' prospects an irresistible offer using The Godfather Strategy
- Reach your customers before they even they know they're ready to buy (and before your competitors have the chance!) - use Sales Funnel
The Halo Strategy: Know Your Customer.. intimately!
- Basic starting point is - understand who they are
- You must go deeper. Much deeperT for your message to stand out from the crowd and win your prospects
- Uncover their deepest and most primal desires
- Delve into their FEAR, HOPES, WISHES and DREAMS
- Identidy your 'dream buyer' using Pareto's principle of the 80/20 rule
- 20% customer represent 80% our revenue. But within the 20%, the 80/20 rule also applies (top 20% of the top 20% customer @4% represent 64% of our sales)
- Laser in on the 4% of your customer who contribute to 64% revenues and find more customers like them - is called Power 4%
- Identify your Power 4%. Learn all about them - not only name, age, gender, location, education level, what product they enquired about and hoe they found you
- Read their mind - get obsessed with their PASSIONS, DREAMS, PAINS, FEARS and DESIRES
- Think about 1-2 major keywords and search terms people use to search your products using Google, popular blogs, Facebook Group/Pages/Timeline comments, forum, YouTube comment section, marketplace reviews or socmed platform - places where your customer s hang out and congregates
- Look at whay they are saying and feeling. Look at their concerns and questions. Any themes? Language they use
- Then organize your findings into categories that appesr most
- Find the gaps in the product already out there - this gap is ylur winning ticket to tap into customers minds and hearts
- AnswerthePublic.com - a tool
Creating Your Dream Avatar
- The purpose of going after your dream buyer avatar is to focus your message and marketing budget
Nine (9) Questions Yo Define Your Dream Avatar
Kepimpinan - Tanggungjawab sebagai Sponsor
Saturday, 27 June 2020
Kekal Produktif Walaupun Bekerja Dari Rumah
Sunday, 22 March 2020
Sejak Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin mengisytihar Perintah Kawalan Pergerakan pada 16 Mac 2020 baru-baru ini, pelbagai reaksi yang timbul dan memberi kesan yang sangat signifikan kepada setiap lapisan masyarakat. Antara mereka adalah pekerja-pekerja di barisan hadapan dalam menangani pesakit-pesakit Covid-19 seperti doktor, jururawat, serta kakitangan hospital. Mereka terpaksa bekerja lebih dari waktu normal sebagaimana kebiasaan.
Tidak kurang juga bagi kakitangan kerajaan, NGOs, syarikat-syarikat swasta, serta usahawan, penjaja dan sebagainya. Ada diantara mereka yang terpaksa diberhentikan kerja, diwajibkan mengambil cuti tanpa gaji, bekerja dari rumah dan cuti dengan gaji masih lagi berjalan seperti biasa.
Sama-sama kita doakan agar situasi ini tidak berpanjangan dan negara kita kembali bebas dari sebarang wabak dan ancaman-ancaman lain.
Menyentuh isu bekerja dari rumah bagi kakitangan kerajaan atau swasta (atau mereka yang bekerja sendiri), usahlah kita menjadikan itu sebagai halangan untuk kita kekal produktif lebih-lebih lagi dalam memanfaatkan masa yang ada. Jadikan masa #StayatHome sebagai satu bonus dalam kehidupan kita untuk kita sama-sama audit diri dan pencapaian sepanjang tempoh kita diberi nafas untuk hidup di muka bumi ini sebagai khalifah. Lihat diri kita, lihat anak-anak kita, lihat ibu bapa kita, adik beradik, saudara mara, sahabat dan jiran. Apakah selama ini kita cukup peduli pada mereka dan diri kita sendiri?
Bekerja Dari Rumah
Bekerja secara remote atau bekerja dari rumah bukanlah sesuatu yang baru bagi sesetengah orang. Sama ada kerja hakiki dalam mencari rezeki atau kerja yang kita perlu lakukan walaupun kita sendirian. Setiap kita mempunyai tanggungjawab masing-masing - jika kita adalah suri rumah, kerja kita adalah menguruskan rumahtangga - termasuklah urusan dapur, anak-anak dan sebagainya. Jika kita seorang pelajar, kerja hakiki kita adalah berusaha meningkatkan ilmu, kemahiran dan pengetahuan - membaca dan mengulangkaji atau membuat latihan.
Saya masih ingat semasa di darjah satu (1) lagi, cikgu akan memberi tugasan dengan membacakan nombor muka surat dalam buku teks sehingga beberapa muka surat - hampir setiap minggu hari terakhir persekolahan atau cuti penggal. Tugasan atau 'kerja rumah' perlu disiapkan walaupun keluarga mempunyai agenda sendiri - seperti bercuti diluar negeri. Ibu akan pastikan kami adik beradik membawa bersama 'kerja rumah' tersebut. Meningkat usia dewasa apabila bergelar mahasiswa, kita masih perlu 'bekerja' menyiapkan assignment ataupun thesis di hostel atau di rumah. Tanpa pengawasan, yang ada cuma deadline.
Bagaimana kita berjaya menyiapkan assignment atau thesis tepat pada masa? Kerana kita tahu, jika tidak hantar pada masa yang ditetapkan, markah akan dipotong dan seterusnya besar kemungkinan kita gagal untuk subjek tersebut. Lebih malang lagi kita mungkin tak akan grad pada tahun itu. Sedar akan implikasi ini, kita secara tidak langsung akan lebih fokus, lebih berdisiplin dalam pengurusan diri dan masa, lebih konsisten dan paksa diri dalam mencapai matlamat kita.
Konsep yang sama untuk situasi bekerja dari rumah. Apa yang berbeza adalah konteks sahaja.
Bersediakah Kita?
Walaupun ia bukan perkara baru, kerja dari rumah adalah realiti baru yang perlu diambil kira oleh setiap organisasi sebagai satu inisiatif dan mitigasi dalam pengurusan risiko syarikat. Kerja dari rumah untuk skala dan skop yang besar; sebagai contoh melibatkan organisasi yang jumlah pekerjanya melebihi 2,000 atau 10,000 dalam satu tempoh masa singkat belum pernah berlaku sebelum ini. Lebih-lebih lagi jika mereka diberi notis yang sangat singkat untuk berbuat demikian.
Jadi, bagi anda yang pertama kali perlu bekerja dari rumah kerana #SocialDistancing atau #StayatHome, bagaimana cara untuk kita kekal produktif di zon selesa (di rumah)?
Perkara Yang Perlu Dilakukan Oleh Majikan atau Ketua Pasukan
1. Infrastruktur Yang Menyokong Sistem Bekerja Dari Rumah
s2. Equip Employees with basic guideline how it can be done
- routine, ritual, discipline3. Check ins
- start with group conversation- have a discussion with team member how it can be done. Agree on that
- once agreed, have a once a week meeting
4. Kekalkan Budaya Kerja Yang Positif dan Produktif
- Jika di pejabat anda biasa mengadakan morning briefing atau meeting, teruskan dengan rutin tersebut secara maya.-
5. Kekalkan Momentum dan Kesihatan Psikologi
- Peluang untuk sembang kopi bersama rakan sekerja antara rehat pukul 10 pagi tak akan berlaku jika bekerja luar dari pejabat. Untuk mengekalkan momentum produktiviti, fokus, motivasi dan kegembiran ahli pasukan, sesuaikan waktu santai bersama rakan sepasukan menggunakan teknologi yang ada. Ada sesetengah orang selesa berbual melalui whatsapp atau facebook. Ada juga yang lebih suka bersemuka melalui video conference atau telefon. Terserah. Yang penting, hadkan waktu supaya tidak berlarutan sehingga mengganggu kerja hakiki.Selain itu, pastikan ahli pasukan aktif bersenam walaupun bekerja dari bilik tidur. Selain pemakanan yang sihat, senaman merupakan aktiviti yang sangat penting untuk kesihatan fizikal dan mental.
6. Bina Budaya Kerja Dari Rumah
- Majikan atau ketua pasukan perlu membina budaya kerja remote yang bagus dengan cara berkomunikasi dengan ahli pasukan yang lain tentang apa yang berlaku di peringkat organisasi. Ini kerana, pekerja cenderung untuk berasa terasing. Jadi, banyakkan berkongsi maklumat atau email.1. Tingkatkan Komunikasi Dua Hala
Jika anda mempunyai tim, pastikan anda dan tim ada berkomunikasi secara dua hala. Komunikasi dua hala bermaksud; satu pihak menyampaikan maklumat, dan pihak yang lainnya memberi respon atau maklumbalas sewajarnya.Satu kajian yang dilakukan oleh agensi pembangunan jenama, Buffer, menunjukkan bahawa kesunyian merupakan cabaran kedua paling tinggi yang direkodkan. Rasa sunyi membuatkan motivasi dan produktiviti seseorang menurun. Oleh itu, risiko ini dapat dikurangkan jika setiap tim atau pasukan berkomunikasi dan mempunyai pemahaman dan ekpektasi yang sama. Jika anda adalah ketua pasukan atau majikan, cuba luangkan satu masa khas setiap hari bercakap mengenai matlamat atau objektif yang perlu dicapai pada hari tersebut. Luangkan 10 minit setiap pagi sebelum mula bekerja. Tetapkan satu masa yang mana semua ahli bersedia.
Guna Teknologi Secara Optima
Selain komunikasi rasmi yang biasa kita gunakan di pejabat seperti telefon dan email, ada pelbagai medium komunikasi yang lebih advance dan mesra pengguna seperti aplikasi slack, trello, video conference seperti Zoom, Jive, Yammer dan lain-lai sekiranya anda perlu mengadakan mesyuarat secara maya bersama pasukan.Cuba adakan sekurang-kurangnya sekali seminggu mesyuarat atau perjumpaan secara maya bersama ahli pasukan agar kita sama-sama fokus. Mulakan dengan soalan yang paling simple tetapi sangat penting seperti 'Apa khabar? Macam mana keadaan anda semua hari ini? atau Ada apa-apa yang anda perlu dari saya?'.
After all, we are human being.
2. Anda Dalam Mod Bekerja. Bukan Bercuti.
– so, suit your self as you are in your office- Berikutan pengumuman oleh PM pada 16hb, Ada diantara kita yang diberi cuti bergaji
penuh, ada juga cuti tanpa gaji, tak kurang juga yang perlu bekerja terutamanya bagi
mereka yang bekerja di sektor penting seperti utility dll.
- Bergantung kepada peraturan kerajaan dan polisi majikan, bagi mereka masih perlu
bekerja dari rumah, perlu diingatkan bahawa anda bukan dalam tempoh percutian /
vacation.
-
- Take ur morning shower, get change to a formal dress, treat it like a real job (it is
actually)
3. Cipta Suasana Bekerja Mengikut Preference Anda.
- Try your best to setup a space like an office at home – exclusively for work- Don’t be too leisure – lying on the bed with pyjamas with your laptop on. It won’t work
with a strong motivation, perseverance and grit. It just won’t.
- You can be creative to create your own working space. Music. Gym alike etc…whichever
that can boost your motivation to work
- As for me, I hate cubic desk. I love to have a nice scenery…
4. Wujudkan Boundaries antara Anda dan Keluarga Supaya Tidak Terganggu Waktu Kerja.
- Make some rule – when the door is close, pretends that I’m not here5. Wujudkan & Amalkan Rutin yang Unik
bookend your day to help your mind differentiate / boundariesof when to start work and when to stop work. E.g. 20 minutes coffee in the morning to kick off
the day and 20 minutes workout to call of the day
6. Elakkan Rasa Terpinggir
- Teams try to sustain a semblance of normalcy and camaraderie (gaya hidup danpersahabatan) in unconventional way. E.g. ike virtual pizza parties or remote happy
hours where people dial in and share a cocktail on Slack or Skype.
- Create a happy hour – where you can still socialised with coworkers, virtually
7. Rancang Aktiviti Anak
For those with kids at home with you, make your kids busy as well. Plan for their activitieseveryday so they wont get bored and less distraction or req attention from you
8. For employers, have a trust on your employees. Equip them. You may not able to monitor their
process but monitoring can be done with result-based or outcome based.
Tiga (3) Idea Bisnes Yang Anda Boleh Buat Serta Merta
Friday, 27 December 2019
Sebelum saya berhenti kerja di salah sebuah syarikat swasta 2016/2017 yang lepas, saya telah mengenalpasti beberapa peluang perniagaan atau kerja yang boleh mendatangkan pendapatan tanpa perlu bekerja di bawah mana-mana majikan (kerja sendiri).
Tidak dinafikan apabila telah terbiasa makan gaji, untuk mengambil langkah pertama kerja sendiri (atau berniaga) sangat-sangat susah terutamanya dari segi mentaliti. Dari sini juga kita sebenarnya boleh lihat berapa besar (atau kecil) kebergantungan kita pada Allah SWT melalui konsep tawakkal.
Ini adalah antara kriteria yang saya tetapkan dalam menapis pelbagai jenis idea bisnes yang ada dan saya sesuaikan dengan preference dan personaliti saya. Antaranya adalah:
#1 Bisnes Itu Tidak Menggunakan Modal Kewangan Yang Besar (Kalau Boleh Zero Kos)
#2 Boleh Dimulakan Semalam (Baca Serta Merta)
#3 Tidak Memerlukan Saya Ikut Waktu Pejabat
#4 Effort Pemasaran Yang Minima (Pun Kalau Boleh Zero Effort)
#5 Kena Dengan Jiwa
Penting untuk anda tahu keinginan dan matlamat anda secara asas. Apa yang anda perlu 3-5 tahun datang.
Sepertinya 'too good to be true', kan? Adakah bisnes yang tidak memerlukan kelima-lima di atas. Bagi saya, ADA!
Ini adalah yang saya rasakan 90 - 99% menepati kriteria-kriteria di atas. Dan ia mungkin tidak sama dengan pandangan anda.
#1 Menjual Barang Keperluan Bisnes Orang Lain
#2 Menjual Barang Keperluan Pelanggan Yang Niche Secara Borong
Newbie Yang Tiada Channel/Lead
Pertama, saya lebih suka beraksi di lapangan borong berbanding runcit. Sebab utamanya adalah saya tidak perlu menjual berkali-kali kepada orang yang berlainan hanya untuk mendapatkan margin yang sederhana (20-30%). Ini kerana, untuk mendapatkan seorang pelanggan yang membeli secara runcit bagi saya amat susah. Ia memerlukan beberapa siri engagement sebelum dia memutuskan untuk beli barang dari kita dan ia sangatlah memakan masa.
Contohnya menjual produk kecantikan atau kesihatan. Katakan satu krim kecantikan, margin keuntungannya sekitar 30% jika anda menjadi ejen dan 10% jika anda dropship.
- RRP, RM60
- Keuntungan, 30% atau RM18; atau
- Keuntungan 10% atau RM6
Jika saya sasarkan hasil keuntungan sebanyak RM1,500/bulan untuk memenuhi keperluan asas saya, saya perlu menjual sebanyak 84 unit kepada 84 orang pelanggan (jika margin keuntungan 30%) atau 250 unit kepada 250 orang pelanggan (jika margin keuntungan 10%) dalam masa sebulan. Untuk newbie yang tidak ada sebarang channel/leads macam saya ketika itu, jumlah ini adalah sangat besar!
Borong Kepada Pengguna Akhir
Jadi, saya lebih sukakan pilihan kedua - menjual barang keperluan dalam kuantiti yang besar dalam satu-satu transaksi - sama ada kepada peruncit atau pengguna akhir. Dan pilihan saya, saya akan elak menjual kepada peruncit, kecuali dengan terma tunai. Kebiasaannya, peruncit berurus niaga secara belian kredit. Jadi, saya lebih suka jual secara borong kepada pengguna akhir secara tunai.
Contohnya, melalui Ecolinen, kami membekalkan barang kelengkapan asrama seperti bantal, selimut dan cadar kepada sekolah-sekolah, hospital dan pusat peranginan.
Sebagai contoh, jika margin keuntungan kasar sekitar 8%:
- WP, RM20
- Keuntungan, 8% atau RM1.80; dan kuantiti yang dijual secara volume adalah 500 bagi satu (1) pelanggan, maka;
- Keuntungan kasar adalah RM900 (Tidak termasuk penghantaran, operasi dan lain-lain)
- Jika saya hanya mensasarkan 10 pelanggan untuk bulan pertama, maka keuntungan kasar saya pada bulan tersebut adalah RM9,000
Namun anda mesti tanam dalam fikiran bahawa model bisnes seperti ini memerlukan kita memberi perkhidmatan yang terbaik dan servis keperluan pelanggan terhadap bisnes kita, sebelum, semasa dan selepas urus niaga.
#3 Menjual Servis Terapi Urutan
Bisnes Kerana Minat atau Pilihan? Bolehkah Anda Sustain?
Thursday, 26 December 2019
Dana Pemfailan Harta Intelek - Mohon Dana Ini Untuk Daftar Trademark Anda Sebelum 31 Julai 2019 (Rabu)!
Saturday, 20 July 2019
Peluang keemasan untuk mereka yang masih belum mendaftar cap dagang (trademark), hakcipta dan reka bentuk untuk perniagaan atau harta intelek anda
Dengan dana ini, anda boleh jimat sehingga RM2,650 (atau lebih) bagi tempoh 10 tahun jika permohonan daftar cap dagang anda diluluskan.
Caranya adalah:
#1 Lengkapkan Borang Permohonan dan Borang TM5
#2 Hantar permohonan yang lengkap sebelum atau pada 31 Julai 2019 (Rabu) ke pejabat MyIPO
atau email permohonan lengkap (Borang Permohonan, Salinan Kad Pengenalan dan Borang TM5) ke dana@myipo.gov.my
#3 Tunggu Makluman dalam masa 3 hingga 6 bulan.
Keputusan permohonan yang berjaya akan dimaklumkan melalui email.Apa yang Berlaku dalam Proses Ini?
1. Permohonan anda akan disaring dan dinilai oleh Urus Setia Dana Pemfailan Harta Intelek. Permohonan yang lengkap sahaja akan dinilai untuk kelulusan. Kelulusan adalah berdasarkan first come first serve basis dan kekosongan kuota dana.2. Permohonan yang berjaya akan menerima notifikasi keputusan melalui email. Anda kemudiannya perlu menandatangani Aku Janji Dana sebelum proses pemfailan dibuat. Syarat-syarat sebagaimana dalam Aku Janji Dana perlu dipatuhi.
3. Setelah itu, anda akan dibantu untuk proses seterusnya - iaitu pemfailan. Proses ini dibuat di kaunter MyIPO berdekatan atau di ibu pejabat. Masa ini, anda perlu ke Pesuruhjaya Sumpah (depan ibu pejabat MyIPO) untuk lengkapkan Statutory Declaration untuk proses selanjutnya.
4. Bagi anda yang tidak menerima sebarang notifikasi, boleh hubungi Urus Setia Dana dalam jangka masa tersebut.
Untuk makluman, syarat utama permohonan adalah pemohon mestilah pelajar ataupun belia (40 tahun ke bawah)
Untuk maklumat lebih lanjut, boleh ke laman sesawang MyIPO.
Kongsikan posting ini dengan rakan-rakan supaya orang kita dapat merebut peluang yang diberikan!
Bagaimana Memacu Prestasi Diri dan Pekerja Menggunakan format KPI ini
Wednesday, 17 July 2019
Apabila sebut sahaja KPI, banyak kontroversi dalaman yang timbul. Ada yang menyambut baik, tak kurang juga yang 'tidak selesa'.
Walau bagaimanapun, KPI adalah sangat-sangat penting dalam pengurusan operasi syarikat (ataupun bisnes secara kecil-kecilan atau sendirian).
Dengan adanya KPI, kita boleh refokus kembali kepada objektif asal.
Apakah Perkara Yang Perlu Ada Apabila Membangunkan KPI?
#1 Bajet Kewangan
#2 Garis Masa
#3 KPI
#4 Pelan Tindakan
#5 Laporan & Pemantauan
#6 Dokumen Sokongan
Walau bagaimanapun, KPI adalah sangat-sangat penting dalam pengurusan operasi syarikat (ataupun bisnes secara kecil-kecilan atau sendirian).
Dengan adanya KPI, kita boleh refokus kembali kepada objektif asal.
Apakah Perkara Yang Perlu Ada Apabila Membangunkan KPI?
#1 Bajet Kewangan
#2 Garis Masa
#3 KPI
#4 Pelan Tindakan
#5 Laporan & Pemantauan
#6 Dokumen Sokongan
Ini Langkah Mudah Untuk Menyertai Program 'FREE 5kg Shipping' di Shopee
Tuesday, 26 February 2019
4 Sebab Kenapa Anda Perlu Menyertai Program Ini
#1 Penghantaran Percuma
Pada masa yang sama, anda boleh membantu mereka untuk berjimat sehingga RM20.96* (bersamaan 81% dari jumlah asal) bagi setiap penghantaran!
Lihat pengiraan ini:
Penghantaran barangan seberat 5kg ke Zon 2 adalah seperti berikut:

Menggunakan perkhidmatan PosLaju seperti biasa, pelanggan anda perlu membayar sebanyak RM26* bagi setiap parcel dengan berat 5kg.
Tetapi, dengan menggunakan Shopee Free 5kg Free Shipping Program, pelanggan anda hanya perlu membayar RM5.04 untuk barang yang sama!
Sangat Jimat!!
#2 Serahan di Kaunter Tanpa Bayaran Awal
Anda boleh menjimatkan masa anda dari beratur panjang semata-mata untuk membuat serahan di Kaunter.
Kebanyakan pejabat PosLaju mempunyai drive-tru seperti McDonalds & Starbucks!
Anda hanya perlu menyerahkan parcel anda melalui tingkap. Jangan lupa untuk menyimpan satu (1) salinan yang tertulis " Salinan Pengirim' pada bahagian bawah sebelah kanan di Waybill. Bagi sesetengah Courier seperti Skynet, mereka akan cop tarikh penerimaan parcel pada salinan pengirim sebelum salinan tersebut dikembalikan kepada anda. Salah satu sebabnya adalah untuk mengelakkan sebarang claim oleh syarikat pengendali seperti Shopee atau Lazada menolak tuntutan anda sekiranya barang anda tidak sampai kepada pembeli.
Sebelum ini, saya menggunakan perkhidmatan Lazada (dengan Skynet sebagai shipping partner), saya telah berdepan dengan beberapa masalah di mana pelanggan saya tidak menerima parcel yang telah saya hantar. Apabila saya merujuk atau report kepada Lazada, mereka akan meminta saya memberi salinan waybill yang telah dicop tarikh penerimaan oleh Skynet. Jika saya gagal berbuat demikian, maka susah bagi saya membuktikah kesilapan tersebut berlaku bukan kerana kelalaian saya. Sehingga artikel ini ditulus, PosLaju masih tidak mempraktis prosedur ini.
#3 Anda Tidak Perlu Lagi Mengisi Borang Consignment Secara Manual
#4 Combine Shipping Support
Ini adalah langkah-langkah mudah untuk anda menyertai program ini.
#1 Klik link ini untuk mendaftar >> http://bit.ly/2EvRWTl <<
#2
Perlukah Saya Setup Ecommerce atau Kedai Online Sendiri Untuk Memulakan Bisnes?
Monday, 24 December 2018
Boleh dikatakan setiap 9 per 10 orang dari rakan dan kenalan saya menjalankan perniagaan atau memiliki bisnes sendiri - sama ada secara online ataupun offline.
Manakala bakinya; iaitu 1 per 10 menunjukkan minat untuk mula berniaga.
Soalan yang saya selalu terima adalah; "Macam mana nak jual secara online?" - selalunya soalan ini bukan bermaksud secara literal. Biasanya, ada 10 lagi soalan sebenar disebalik pertanyaan seumpama ini; iaitu:
1. Macam mana nak buat duit tambahan atau paling kurang dapat seperti gaji bulanan yang saya dapat sekarang?
2. Platform jualan yang mana bagus untuk saya mulakan bisnes trading secara retail?
3. Macam mana saya nak dapatkan barangan atau pembekal yang dapat memberikan barangan pada harga yang murah?
4. Macam mana saya nak dapatkan untung tanpa mengeluarkan sebarang modal untuk memulakan bisnes?
5. Barang yang macam mana patut saya jual?
6. Barang apa yang laku keras?
7. Macam mana saya nak setup bisnes di Shopee dan Lazada?
8. Macam mana penghantaran? Bagaimana barangan saya akan sampai kepada pelanggan jika saya guna Shopee?
9. Berapa lama saya boleh dapatkan bayaran setelah saya proses transaksi pelanggan?
10. Berapa keuntungan bersih saya jika saya jual barang X atau Y?
Sebelum menjawab soalan-soalan di atas, suka untuk saya berkongsi, cabang bisnes ini sangat luas sebenarnya. Ia tidak terhad kepada 'menjual secara online' sahaja. Tetapi untuk newbie, berdasarkan pengalaman peribadi saya, 2 bentuk bisnes yang boleh menjana income serta-merta; iaitu bisnes secara trading dan servis
Bisnes Trading atau Servis?
Trading atau menjual barangan adalah salah satu cara mudah untuk dimulakan oleh mereka yang baru berjinak-jinak dengan dunia perniagaan. Jualan barangan kepada pengguna atau membekalkan barangan secara pukal kepada peniaga adalah perniagaan berbentuk trading.Ada macam-macam cara untuk buat bisnes trading. Ada yang perlu keluarkan modal untuk dapatkan stok barangan dari pembekal, kemudian jual balik pada harga pasaran. Ada juga yang dapatkan stok barangan secara kredit atau hutang dan bayaran dibuat setelah barangan tersebut dijual atau berdasarkan tempoh masa yang dipersetujui oleh pembekal/pengeluar. Ada juga yang menjalankan bisnes trading dengan cara mengambil tempahan.
Saya sendiri pernah menjalankan bisnes trading secara tempahan iaitu bisnes membekalkan bekas kaca dan plastik kepada syarikat startup dalam sektor kosmetik dan pengeluar makanan Bagusnya model bisnes ini adalah saya dapat mengurangkan risiko barang tidak laku atau modal mati atau modal tidak dapat dipusing akibat barang tidak laku.
Bagi mereka yang buntu untuk bermula, suka saya untuk berkongsi pengalaman saya supaya anda dapat gambaran awal atau idea. Ini adalah perkara awal yang saya lakukan:
1. Senaraikan pengeluar atau pembekal yang berpontensi.
Antara kriteria yang saya cari adalah:- Pengeluar/pembekal tersebut berada berdekatan - Base saya ketika itu adalah di Ampang. Oleh itu, saya cuba mencari pengeluar atau pembekal yang ada di sekitar Lembah Klang. Saya hanya menggunakan tool yang paling power untuk membuat carian - iaitu Google. Dan kedua adalah Yellow Pages. Saya tidak membuat carian di AliBaba atau AliExpress walaupun saya tahu saya boleh dapatkan barangan yang sapa pada harga jauh lebih murah. Banyak faktor yang perlu diambil kira bagi startup seperti saya. Antaranya tempoh masa yang diambil untuk barang tersebut sampai ke tangan saya, kos tambahan yang bakal dikenakan oleh pihak shipping, risiko barang rosak atau barang yang dihantar tidak mengikut spesifikasi tempahan dan sebagainya.
- Harga yang murah dan boleh beli dalam kuantiti yang kecil - Pelanggan sasaran saya adalah pemilik atau pengeluar set penjagaan kulit secara organik atau handmade serta pengeluar makanan dalam sekala yang kecil. Bagi saya, mudah untuk mendekati golongan ini memandangkan kebiasaannya mereka tidak memiliki pembekal tetap dan kebanyakannya proses procurement dilakukan oleh pemilik sendiri. Kebarangkalian untuk mereka menjadi pelanggan saya adalah tinggi.
2. Dapatkan Sebutharga atau Harga
Setelah saya buat senarai pengeluar/pembekal beserta dengan contact info, saya menghubungi mereka dengan 2 cara; iaitu email dan telefon. Kebiasaannya, saya akan menelefon terlebih dahulu untuk mendapatkan person in charge yang betul. Disamping itu juga saya akan 'mengorek' maklumat mengenai pengeluar/pembekal tersebut sama ada ia menepati ciri-ciri pengeluar/pembekal yang saya inginkan. Apabila saya sudah dapat PIC yang betul, saya akan berurusan direct dengan beliau untuk dapatkan sebutharga (RFQ).
Melalui sebutharga ini, saya tahu produk apa yang mereka ada (mengikut spesifikasi botol yang saya mahu), berapa MOQ bagi setiap botol tersebut, spesifikasi atau ciri-ciri botol beserta kos. Info ini akan saya guna untuk langkah seterusnya.
Namun, selain dari email dan telefon, saya juga walk-in ke premis pengeluar/pembekal tersebut. Cara ini sebenarnya lebih bagus memandangkan saya boleh dapatkan lebih banyak info dalam satu masa - harga, spesifikasi dan gambar produk (atau katalog)
3. Buat Costing dan Pricing bagi Setiap Produk
Menggunakan excel, saya membuat costing dan kira-kira untuk penetapan harga jualan kepada pelanggan sasaran. Semasa proses ini dibuat, saya juga membuat sedikit market research dan comparison dengan penjual lain supaya harga yang saya tetapkan tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi - supaya saya masih mendapat keuntungan yang selesa.
4. Ambil Gambar dan Buat Keterangan Produk
Saya setup tempat ambil gambar secara lean - hanya menggunakan natural lighting, kamera telefon dan kertas A4 sebagai background (atau kadangkala dinding rumah sahaja). Yang penting, gambar jelas!
5. Pilih Platform Pemasaran Yang Digunakan Oleh Pelanggan Sasaran
Platform yang paling mudah adalah Facebook Page! Untuk produk jenis ini, saya tidak perlu membuat pemasaran secara besar-besaran. Cukup sekadar menggunakan Facebook Page sahaja. Ini kerana, psikologi pelanggan sasaran saya adalah; mereka akan meng-Google nama produk tersebut di facebook search.
Satu tips atau basic mudah apabila menggunakan facebook page sebagai platform pemasaran adalah saya tidak menggunakan nama syarikat atau brand (label) sebagai nama page. Contoh nama bisnes saya adalah Hipac. Hipac adalah perniagaan membekal botol atau bekas kaca dan plastik.
Kedai atau fb page saya namakan adalah 'Pembekal Botol Kaca dan Plastik' dan bukan Hipac. Kerana kenyataannya adalah tiada siapa yang mengenali apa itu Hipac!
6. Kongsi Idea Penggunaan Produk atau Idea Packaging
Kemudian, saya mula berkongsi gambar-gambar produk yang ada beserta spesifikasi. Adakalanya saya akan kongsi gambar beserta spesifikas dan idea-idea packaging untuk produk tersebut. Saya dapati, post yang paling engage adalah posting yang berkongsi idea-idea packaging. Jika dilihat, like untuk setiap posting saya tidaklah mencecah ribuan like, hanya beberapa like sahaja. Tetapi, dengan 'beberapa like' itu sahaja, ia convert kepada beberapa panggilan telefon/whatsapp dan paling penting ia convert kepada pelanggan. Ka-ching!7. Click-to-action
Penting! Setiap posting tersebut mesti ada click-to-action.8. Jualan Pertama!
Invois pertama saya yang menghasilkan keuntungan adalah berjumlah RM414 dengan keuntungan sebanyak 48%9. Ulang. Ulang. Ulang
Jadi, untuk memulakan bisnes pertama, saya tidak memerlukan ecommerce atau kedai online. Cukup dengan facebook sahaja untuk bermula.Good Luck! :)
Kongsikan pengalaman anda memulakan bisnes pertama di ruangan komen atau email ke aziatie.work@gmail.com
Subscribe to:
Posts (Atom)



Social Icons